APAKAH ADA HUBUNGANNYA ANTARA PENYAKIT GIGI MULUT DAN SCOLIOSIS ?

Parahitanews.com – Apakah ada hubungan antara penyakit gigi mulut dan scoliosis ? Hal ini mash menjadi perdebatan di kalangan profesional, layaknya menentukan mana yang terlebih dahulu keluar, ayam atau telur. Menurut Dr. Daniel Haryono Utomo, drg. Sp,Ort, pada tubuh manusia ada banyak otot penyokong, pada ronda mulut terdapat musculus (otot) masseter yang berfungsi untuk gerakan mengunyah. Otot masseter teletak di kiri dan kanan. Apabila ada kecenderungan untuk mengunyah pada satu sisi, maka akan ada salah satu otot yang kurang aktif, dengan tulang hyoid sebagai titik tumpunya. Hal ini menjadi sesuatu yang kurang disadari sehingga terjadi sampai bertahun-tahun dan akhirnya timbul keluhan di tulang belakang yakni scoliosis atau Tulang belakang bengkok.

Maka dari itu, sebagai orang tua kita juga perlu memperhatikan kebiasaan putra-putri kita saat makan, Anak biasanya akan lebin sulit kita atur pola makannya, apalagi kalau sakit gigi, gigi berlubang, biasanya mereka akan cenderung mengunyah menggunakan satu sisi. “Anak kecil paling takut dengan dokter gigi, tetap saya ajari makan yang enak. Gigi kiri lubang pakai gigi sebelah kanan. Kanan lubang menggunakan gigi sebelah kiri, jadi skoliosisnya menjadi kecil” begitu kata beliau.
Hal ini dibuktikan melalui penelitian pada tikus coba dimana tikus dikondisikan hanya bisa mengunyah dengan satu sisi saja dan dievaluasi bagaimanakah gambaran tulang belakangnya selama beberapa waktu. Setelah disanggah satu sisi terserah dia dengan apa (menyanggah) lalu satu minggu kemudian tulangnya bengkok. Ini penelitian ya, semisal manusia disanggah kita tidak pernah tau kan ? (yang terjadi). Ini satu minggu sudah bengkok. Kemudian penyanggahnya dihilangkan menjadi lurus kembali. Bayangkan jika itu bertahun-tahun, apa yang terjadi pada tulangnya? Demikian lanjut beliau.

Disitulah pentingnya deteksi dini kelainan tulang belakang terutama sejak masa kanak-kanak. Apabila bapak/Ibu memiliki masalah kelainan tulang belakang yang mirip cerita diatas, janganlah ragu untuk berkonsultasi ke dokter bedah tulang/ortopedi. Jangan khawatir, karena tidak semua kelainan ini akan dilakukan tindakan operasi. Nantinya dokter ortopedi anda akan menganialisa temuan dari hasil pemeriksaan fisik dan foto rontgen. Dokter ini menerangkan ada temuan baru untuk menyeimbangkan rahang yang dipasang dari mulut dengan evaluasi berkala.

Baca Juga : UJI LATIH JANTUNG MODALITAS PENTING PENYAKIT JANTUNG KORONER

Janganlah ragu untuk datang berkonsultasi ke Parahita diagnostic center terdekat terutama apabila anda mengalami masalah tulang belakang, kami akan siap sedia untuk membantu mengatasi keluhan anda. Getting Better All The Time With Parahita.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *