CRP- Protein Penanda Peradangan

Parahitanews.com – Istilah CRP mungkin terdengar asing bagi kita. CRP (C-Reactive Protein) adalah protein yang dihasilkan oleh organ liver bila ada reaksi radang di dalam tubuh. Pada orang normal, kadar CRP sangat rendah (<5 mg/L).

CRP sebagai biomarker penyakit infeksi.

dr. Setijamurti, Sp. PK mengatakan bila tubuh terinfeksi oleh bakteri / jamur / parasit, CRP akan mengaktifkan serangkaian proses imun untuk melawan infeksi tersebut. Peningkatan CRP mulai terjadi 4-6 jam setelah paparan, meningkat kadarnya dua kali lipat setiap 8 jam, dan kadarnya mencapai puncaknya setelah 36-50 jam dan akan menurun sejalan dengan proses penyembuhan.

Kadar CRP berbanding lurus dengan tingkat keparahan infeksi. Penurunan cepat konsentrasi CRP menunjukkan respon yang baik terhadap terapi antimikroba, sehingga CRP dapat menjadi biomarker yang berguna untuk monitoring respon pengobatan. Kadar CRP yang tetap tinggi untuk waktu yang lama menandakan proses peradangan / cedera jaringan  terus berlanjut.

Beberapa keadaan non-infeksi yang dapat terjadi peningkatan kadar CRP antara lain : paska operasi, luka bakar, radang sendi ( Rheumatoid Arthritis), demam rematik, kanker payudara, radang usus, penyakit radang panggul, penyakit Hodgkin, SLE, infeksi bakterial. Kadar CRP juga meningkat pada kehamilan trimester akhir, pemakaian alat kontrasepsi di dalam rahim dan kontrasepsi oral.

CRP sebagai biomarker penyakit jantung .

Sekarang telah diketahui bahwa faktor dasar penyebab terjadinya sumbatan pada pembuluh darah, adalah peradangan pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Adanya peradangan kronis ini akan menyebabkan peningkatan  CRP secara perlahan. Kemajuan teknologi memungkinkan saat ini  CRP dapat diperiksa pada kadar yang sangat rendah, yang dikenal sebagai pemeriksaan high-sensitivity CRP (hs-CRP). Kadar hs-CRP pada orang sehat, dapat memprediksi risiko seseorang mengalami kejadian kardiovaskular

Kadar CRP < 1,0 mg/L dikatakan mempunyai risiko rendah terjadinya penyakit kardiovaskular pada masa yang akan datang. Kadar CRP 1,0-3,0 mg/L mempunyai  risiko sedang dan kadar CRP > 3,0 mg/L menunjukkan risiko tinggi terjadinya penyakit kardiovaskular pada masa yang akan datang .

Baca juga : PERIKSA PAYUDARA DEMI KINI DAN NANTI

Lakukan pemeriksaan hs-CRP di Parahita Diagnostic Centre yang telah terakreditasi dan terpercaya, untuk mengetahui  resiko Anda terkena penyakit kardiovaskular. Diskusikan dengan dokter bila hasil pemeriksaan hs-CRP Anda abnormal.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi Parahita cabang terdekat dengan Anda. Keep Healthy and Happy. (Ds)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *