ULTRASONOGRAFI (USG) KANDUNGAN

Parahitanews.com – Penilaian terhadap keadaan janin selama dalam kandungan, saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini dimungkinkan seiring dengan kemajuan teknologi, khususnya teknologi di bidang kedokteran. Berbagai peralatan kedokteran seperti ultrasonografi mengalami peningkatan kualitas di mana pemanfaatan ultrasonografi 2D saat ini telah dikembangkan hingga ultrasonografi 4D.

Ultrasonografi dengan memanfaatkan teknologi 4 dimensi ini memungkinkan dokter dapat memantau secara intensif, tumbuh kembang janin sedari awal, sehingga diharapkan pertumbuhan dan perkembangan bayi terjadi optimal, bebas dari gangguan pertumbuhan dan cacat fisik. Inovasi ini juga membuka peluang bagi dokter maupun orangtua untuk dapat mengamati gerakan janin di dalam rahim ibu.


Dr.dr. Harry K Gondo, SpOG KFM menyimpulkan proses tumbuh kembang atau tingkah laku janin secara langsung menunjukkan proses perkembangan maturasi sistem saraf pusat janin. Pada penelitian post natal mengenai tingkah laku neonatus, penilaian tingkah laku prenatal merupakan prediktor yang lebih baik untuk menentukan disabilitas perkembangan neurologi dibandingkan dengan pemeriksaan neurologi. Penemuan ini menunjukkan bahwa pemahaman hubungan antara tingkah laku janin dan proses perkembangan pada periode kehamilan yang berbeda mungkin dapat digunakan untuk membedakan perkembangan otak yang normal dan abnormal, demikian juga diagnosis awal berbagai abnormalitas struktural atau fungsional.

Perkembangan berbagai komponen sistem saraf pusat yang kompleks sekarang bisa dipahami dengan lebih baik. Hal ini telah membuka diskusi yang baru mengenai apakah fetus yang sedang berkembang mampu waspada akan keadaannya sendiri dan sekitarnya. Ultrasonografi 3D akhir-akhir ini telah diperkenalkan pada praktek klinis untuk mengatasi beberapa kelemahan ultrasonografi 2D. Selama beberapa tahun terakhir ini, telah dikembangkan metode dan teknik yang baru untuk menghindari degradasi gambar akibat pergerakan anatomis dan untuk mendapatkan informasi dinamis dari pergerakan yang ada. Yang baru dikembangkan saat ini adalah pencitraan dengan ultrasonografi 4D.

Ultrasonografi 4D atau real time three dimensional ultrasound memungkinkan kita mendapatkan dinamika morfologi seperti menguap, menyedot, tersenyum, menangis, dan mengedipkan mata. Hal ini sangat berarti untuk penilaian perkembangan neurofisologis, juga deteksi patologi anatomi. Inovasi dalam teknologi USG telah menciptakan kemungkinan baru di dalam penelitian tingkah laku fetus. Walaupun pergerakan fetus pertama didapatkan pada usia kehamilan 7 minggu, tetapi wanita hamil mulai merasakan pergerakan janin selambat-lambatnya pada tri semester kedua kehamilan. Kesadaran wanita hamil akan pergerakan janin meningkat seiring dengan peningkatan intensitas pergerakan. Walaupun ultrasonografi dua dimensi (2D) bisa mencatat asal, kejadian, dan perkembangan pergerakan fetus yang spesifik, gambaran pergerakan wajah fetus yang kompleks tidak mungkin bisa didapatkan hanya dengan menggunakan teknik real time dua dimensi.

Baca juga : NYERI PINGGANG, BELUM TENTU SAKIT GINJAL

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter SPOG untuk melakukan Ultrasonografi. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi cabang Parahita terdekat. Keep Healthy and Happy.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *