SAKIT KEPALA BERULANG ? JANGAN REMEHKAN

Parahitanews.com – Semua orang pasti pernah mengalami sakit kepala. Kepala terasa berdenyut, bumi terasa berputar tujuh keliling, sehingga kita jadi sulit beraktivitas seperti biasa. Mengapa bisa terjadi seperti itu?

Pada dasarnya sakit kepala atau nyeri kepala adalah sensasi tidak nyaman di bagian kepala. Keluhan yang dialami dapat bermacam-macam, mulai dari kepala terasa berat, nyeri /  cekot-cekot di separuh atau seluruh kepala. Dapat juga disertai gejala lain, seperti mata berkunang-kunang, pandangan kabur atau terasa berat di daerah tengkuk. Segera ke dokter / rumah sakit bila sakit kepala disertai kelemahan anggota gerak, kejang, mual muntah atau penurunan kesadaran.

Banyak orang meremehkan sakit kepala yang dialami, karena dapat membaik dengan minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Akan tetapi, konsumsi obat penghilang rasa sakit terus menerus, tidak baik bagi kesehatan. Kita harus mencari apa penyebab  terjadinya sakit kepala berulang tersebut.

Penyebab sakit kepala adalah multifaktorial dan tidak hanya disebabkan karena gangguan pada organ kepala itu sendiri. Sakit kepala bisa merupakan gejala dari penyakit lain. Oleh sebab itu, dokter harus mengeliminasi penyebab sakit kepala secara detail dengan mempertajam anamnesis (tanya jawab) mengenai gejala sakit kepala dan gejala penyertanya.

Menurut Prof. DR. dr. Abdul Hafid Bajamal, ahli bedah saraf terkemuka di Surabaya, sakit kepala dapat disebabkan oleh karena gangguan sirkulasi darah (tekanan darah tinggi / rendah) ;  gangguan pada mata, telinga atau gigi ;  tumor otak ; peradangan pada pembuluh darah bagian kepala (arteritis temporalis) atau saraf trigeminal (trigeminal neuralgia yang menyebabkan sakit kepala seperti terbakar atau tersengat listrik di satu sisi wajah). Sakit kepala juga dapat disebabkan karena trauma pada daerah kepala atau peradangan pada selaput pembungkus otak (meningitis / ensephalomeningitis).

Beberapa jenis sakit kepala yang sering dijumpai antara lain : migraine (sakit kepala separuh) ; Cluster headache (nyeri kepala satu sisi yang dapat menjalar ke bahu, leher atau kepala bagian atas).  Tension headache (nyeri kepala disertai otot menegang dan leher kaku) juga sering terjadi.

Baca Juga : DILEMA DIAGNOSIS TBC PADA ANAK

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari berulangnya sakit kepala, antara lain : memperbaiki pola hidup sehari-hari dengan makan makanan sehat, cukup istirahat, olahraga teratur, serta mengatasi stress dengan baik.

Jangan remehkan sakit kepala berulang yang Anda alami. Segera konsultasikan pada ahlinya untuk mendapat penanganan yang tepat. (Ds)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *