DILEMA DIAGNOSIS TBC PADA ANAK

Parahitanews.com – Tuberkulosis adalah penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri tahan asam (BTA) Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis atau TBC dapat menyerang organ-organ vital seperti paru-paru, tulang, atau kelenjar limfe. Populasi yang rentan terkena TBC adalah mereka dengan gangguan sistem imun atau penurunan kekebalan tubuh akibat penyakit seperti HIV/AIDS atau kencing manis. Bagaimana dengan anak-anak ? Anak-anak dapat saja terkena penyakit ini, apalagi kalau ada riwayat kontak dengan penderita TBC.

Menurut  Prof. dr. Ismu Pradjoko, Sp P (K) untuk menegakkan diagnosis TBC pada anak lebih rumit, karena menggunakan sistem skoring tertentu untuk menghitung probabilitas (kemungkinan) seorang anak terkena TBC atau tidak. Bila memang anak tersebut menderita TBC, maka harus diberikan pengobatan. Akan tetapi, efek samping pengobatan TBC pada anak besar, dapat terjadi penekanan sumsum tulang, gangguan pendengaran dan gangguan liver, sehingga pemberian obat harus diupayakan seefektif mungkin.

Skoring TBC pada anak, yang pertama adalah melihat riwayat kontak anak dengan penderita TBC. Kadangkala kontak TBC bukan berasal dari keluarga inti melainkan dari luar seperti pembantu, supir, pengantar, atau teman di sekolah. Parameter lain yang perlu dinilai yaitu : status gizi anak, riwayat imunisasi BCG, mengalami demam lebih dari 2 minggu atau penurunan berat badan secara  mendadak.

Pemeriksaan laboratorium yang diperlukan untuk mengetahui apakah seorang anak menderita TBC yaitu pemeriksaan Laju Endap Darah, Mantoux test. Selain itu mungkin diperlukan foto thorax untuk melihat gambaran organ paru-paru. Pemeriksaan terbaru untuk mengetahui infeksi TBC yaitu pemeriksaan IGRA.

Baca Juga : BATUK LAMA, WASPADALAH TUBERKULOSIS

Komplikasi penyakit TBC pada anak dapat menjadi hal yang serius apabila sudah mengenai lapisan meningen otak atau disebut meningitis TB (dapat terjadi penurunan kesadaran, kejang, gangguan pertumbuhan dan pusat pengendali  berbagai fungsi tubuh) . Oleh karena itu, kita sebagai orang tua perlu mengenali gejala penyakit TB dan mencegah penyebaran kuman TBC ini.

Hubungi cabang Parahita terdekat untuk informasi pemeriksaan TBC pada anak. Keep Healthy and Happy.  (Ds)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *