PERUBAHAN POLA HIDUP : KUNCI KEBERHASILAN TERAPI DIABETES MELLITUS

Parahitanews.com – Penyakit Diabetes Mellitus, atau yang dikenal sebagai penyakit kencing manis, ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi dan ditemukannya glukosa di dalam urine . Hal ini dapat terjadi karena kegagalan fungsi organ pankreas dalam memproduksi insulin, yang bertugas mengatur kadar glukosa di dalam darah.

Ada 2 tipe penyakit diabetes, yaitu Diabetes Mellitus tipe 1, atau disebut juga Diabetes Mellitus yang tergantung insulin, Penyakit ini biasanya terjadi pada usia muda, akibat kerusakan pankreas sejak masa kanak-kanak. Jenis diabetes yang lain yaitu Diabetes Mellitus tipe 2 atau Diabetes Mellitus yang tidak tergantung insulin, yang banyak terjadi pada usia dewasa. Jumlah penderita Diabetes tipe 2 ini semakin banyak, karena pola makan tinggi kalori dan lemak yang tidak diimbangi dengan olahraga teratur. yang menyebabkan insulin menjadi jenuh (resistensi insulin).

Penyakit diabetes ini bersifat kronis dan bila kadar glukosa darah tidak terkontrol, dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup penderita, akibat kerusakan berbagai organ penting, antara lain : kebutaan, gagal ginjal kronis, kaki busuk (gangrene),  serangan jantung dan stroke, yang dapat menyebabkan kematian dan kecacatan jangka panjang.

Oleh karena itu, pengendalian kadar glukosa darah merupakan hal yang sangat penting bagi penderita diabetes dan keluarganya. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Agung Pranoto, M.Kes, Sp.PD K-EMD, FINASIM, seorang pakar ahli diabetes ternama di Surabaya. Beliau menuturkan bahwa fokus utama penatalaksanaan penderita diabetes adalah modifikasi pola hidup sehat, yang mencakup (1) Edukasi; (2) Terapi gizi medis; (3) Latihan jasmani; (4) pemberian obat diabetes / insulin. Pemberian obat diabetes / insulin merupakan langkah terakhir, karena sesungguhnya dengan menerapkan pola hidup sehat, kadar glukosa darah akan dapat mencapai kadar normal. Yang dimaksud dengan penerapan pola hidup sehat yaitu pola makan rendah gula dan lemak, disertai aktivitas fisik teratur, pola pikir positif dan istirahat cukup.

Jangan lupa untuk memonitor kadar gula darah anda secara berkala. Parameter yang dapat menunjukkan pengendalian kadar glukosa darah jangka pendek, yaitu pemeriksaan glukosa puasa dan 2 jam setelah makan (untuk menilai apakah obat yang diminum saat ini sudah efektif atau belum). Selain itu, secara berkala, dokter akan memintakan pemeriksaan HbA1c dan Glycated Albumin untuk monitoring  kadar glukosa anda jangka panjang.

Baca Juga : PENTINGNYA MEDICAL CHECK UP BAGI PARA KARYAWAN

Silahkan hubungi cabang Parahita terdekat untuk informasi lebih lanjut mengenai  Panel Pengelolaan Diabetes. Gula darah Anda terkontrol, Anda terhindar dari komplikasi diabetes. Keep Healthy and Happy.(Ds)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *