APAKAH KANKER BISA DICEGAH ?

Parahitanews.com– Kanker menjadi salah satu “momok” yang menakutkan bagi setiap orang karena identik dengan kematian. Menurut WHO, kanker merupakan penyakit tidak menular yang paling banyak menyebabkan kematian setelah penyakit jantung.

Menurut Prof. dr. H. Boediwarsono, Sp.PD-KHOM, PGD. PalMed(ECU), FINASIM selaku Clinical Consultant Laboratorium Parahita Diagnostic Center kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak dapat dikontrol oleh tubuh, dimana sifat sel berubah menjadi ganas, merusak, dan menyebar. Bahkan jika tidak cepat ditanggulangi akan menimbulkan kematian.

Terdapat bermacam-macam jenis kanker yang dibedakan berdasarkan asal sel terjadinya kanker, antara lain: karsinoma, sarcoma, meyloma, glioma, limfoma, melanoma, leukemia, dan germ cell tumor.

Tidak perlu takut mendengar penyakit kanker. Kita dapat melakukan berbagai upaya untuk menanggulanginya. Adapun cara terbaik menanggulangi kanker adalah dengan mencegah terjadinya kanker. Lebih baik lagi bila dilengkapi dengan upaya deteksi dini adanya kanker, karena kanker yang terdeteksi pada stadium dini dapat sembuh sempurna.

Namun, bila kita sudah terdiagnosis menderita kanker, jangan putus asa. Sekarang, dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tersedia berbagai metode pengobatan kanker. Bila kanker baru diketahui pada stadium lanjut, dokter akan memberikan perawatan paliatif dan pengobatan komplementer untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker.

Mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati. Terjadinya kanker sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti: diet rendah lemak serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan; mengonsumsi antioksidan untuk mencegah pengaruh buruk radikal bebas; rutin berolahraga setiap hari selama ½ – 1 jam; mengurangi obesitas; berhenti merokok; serta menghindari paparan terik matahari secara langsung (pukul 11.00 – 15.00). Selain hal-hal tersebut, pencegahan akan optimal apabila dilengkapi dengan melakukan hobi yang kita senangi, agar membuat hati dan pikiran menjadi bahagia.

“Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya pencegahan terjadinya kanker. Pemberian vaksinasi HPV untuk mencegah terjadinya kanker leher rahim, dan vaksinasi Hepatitis B untuk mencegah terjadinya kanker liver. Pemberian vaksin tersebut akan merangsang timbulnya kekebalan tubuh seseorang” ujar Beliau.

Selain menerapkan pola hidup sehat tersebut, kita perlu melengkapinya dengan upaya deteksi dini, yaitu dengan melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium sebelum muncul gejala/ keluhan. Parahita menyediakan Panel Check Up Kanker untuk mendeteksi dini kanker yang sering terjadi. Panel ini terdiri dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan rutin, petanda tumor, dan pemeriksaan radiologi.

Baca Juga : SEMINAR ILMIAH “UPDATE IN THE MANAGEMENT OF AUTOIMMUNE DISEASES”

“Dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk menemukan adanya benjolan abnormal. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan meliputi : pemeriksaan hematologi rutin, urine rutin, feses rutin + pemeriksaan darah samar dari feses, faal hati, faal ginjal, HbsAg, Anti HCV, dan pap smear untuk deteksi dini kanker leher rahim. Untuk melengkapinya, lakukan periksakan petanda tumor yang bisa diketahui dari sampel darah yang meliputi: AFP (deteksi Kanker Liver), PSA (deteksi dini Kanker Prostat), dan dari usapan leher rahim/ serviks (HPV Genotyping untuk deteksi Kanker leher rahim). Pemeriksaan radiologis dilakukan untuk menunjang hasil pemeriksaan fisik dan darah, terdiri dari: USG Abdomen, mammography, serta foto thorax.” Tutupnya.

Kanker bisa dicegah dan dideteksi dini. Segera lakukan pemeriksaan Panel Check Up Kanker di cabang Parahita terdekat. (An/Ds)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *